Makan terlalu cepat ternyata bisa menyebabkan “gendut”

Kadang-kadang kita sebagai orang tua tatkala meladeni makan anak kita, kurang sabar jika anak kita lambat makannya. Itu nasi, nungguin abis sesuap aja kadang2 sampe begitu lamanya. Makannya diemut, gak mau ngunyah. Jadinya kita sebagai orang tua jadi sebel, hayoo iya ngga….🙂 Trus sang bunda yang saking sebelnya, bilang gini:” Ayo dong nak, makan itu yang cepet, liat tuh ayah, makannya cepet lep..lep..” Kemudian sang anak menjawab, ” Iyalah, kan ayah badannya gede, jadinya makannya cepet”… Sang Ayah yang memang berbadan gemuk, cuek aja sambil menghabiskan nasi panas + lele asem manis yang begitu mantapnya hehehe….

Memangnya, makan dan postur tubuh ada hubungannya ya? Apakah orang2 yang berbadan kurus cenderung makan lebih lama dari orang yang berbadan gemuk?

Jika Anda sedang program diet sebaiknya perhatikan pula cara makannya. Orang yang terbiasa makan cepat berpeluang menambah berat badannya tiga kali lebih banyak dibanding orang yang biasa makan dengan tempo lambat.

Selama ini orang yang sedang mengikuti program penurunan berat badan kerap berpikir faktor utama untuk mengurangi berat badan adalah jumlah makanan yang masuk. Tapi ternyata kecepatan makan adalah faktor yang tak kalah penting.

Seperti dilansir dari Growyouthful.com, Sabtu (18/10/2009), tubuh memerlukan kira-kira 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Jika Anda mempuyai kebiasaan makan cepat, Anda akan cenderung makan berlebih sebelum tubuh sempat mengirimkan sinyal kenyang.

Selain itu makan terlalu cepat membuat tubuh dipaksa untuk mencerna lebih cepat dan Anda akan kehilangan nutrisi sebelum makanan dicerna secara sempurna. Walaupun tidak mempunyai banyak waktu untuk makan karena kesibukan kerja, berusahalah untuk selambat mungkin mengunyah makanan.

Ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengurangi kecepatan makan namun tidak menambah waktu Anda untuk makan:

  1. Makanlah sedikit makanan ringan seperti buah, 20 menit sebelum makanan utama.
  2. Misalnya 20 menit sebelum anda pergi makan siang.
  3. Kurangi porsi makan. Dengan mengurangi porsi makan, waktu yang dibutuhkan untuk makan perlahan tidak akan lebih lama dibandingkan dengan makan banyak dengan cepat. Anda pun akan tidak merasa lapar walaupun makan lebih sedikit.
  4. Minum air putih sebelum makan.
  5. Nikmati dan syukuri makanan Anda.
  6. Berikanlah waktu untuk tubuh mencerna dan mengirimkan sinyal kenyang.

Dengan memperlambat tempo makan. Anda dapat mendapatkan berat tubuh yang ideal dan dapat menikmati hidup yang lebih sehat.

Penelitian soal makan cepat ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh peneliti Jepang dari Osaka University yang dimuat dalam British Medical Journal. Para ahli melakukan penelitian terhadap 3.000 orang mengenai cara makan mereka.

Hasilnya, setengah dari mereka mengaku cenderung makan terlalu cepat. Dibandingkan mereka yang makan dengan tempo lambat ternyata dari jumlah itu 84 persen responden pria mengalami kelebihan bobot. Begitu pula dengan wanitanya yang mengalami kelebihan berat lebih dari dua kali.

Responden yang melahap makan dengan cepat juga cenderung akan terus makan sampai mereka merasa kenyang.

Jadi gak ada salahnya jika belajar dari perilaku anak2 kita, dimana mereka makan begitu lama mengunyahnya, sampai lembut. Dan ternyata itu juga membantu proses pencernaan didalam tubuh. Kerja usus dll menjadi ringan, disamping kita juga menjadi lebih sehat. Jadi, makanlah secara perlahan-lahan dan nikmati… Selamat Makaan….

sumber: detikhealth

About bikinngiler

Aku pingin hidup sehat, begitu pula aku ingin semua keluarga di Indonesia bisa hidup sehat... karena itulah, kucoba untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia dengan produk makanan sehat... Ya di Warungku, bikin ngiler, tersedia produk-produk yang sehat, nikmat namun tetep bikin kantong hemat

Posted on 8 Februari 2012, in Artikel Kesehatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: